Tuesday, January 31, 2012

Pake 'Logika' aja..

Wah, kemaren ku terkejut dan takjub ketika mendengar cerita salah satu murid les ku. Saat sedang les, dia bercerita bahwa ada mahasiswa yang melakukan penelitian di kelasnya. Katanya mungkin dari UNS karena ada lambang seperti 'beringin" (duh, lambang UNS dibilang kayak beringin nih..--") di ID card nya. Ku tanya siapa namanya dia ga tau, katanya masuk kelas g ada perkenalan ato apapun. Weh, ku udah mikir "aneh juga ni orang".

Lalu, muridku tadi nanya ke aku "Mas, kalau 0 dibagi a sama dengan berapa?"
Ya ku jawab "Sama dengan nol."
Terus dia nanya lagi "Kalau a dibagi 0 sama dengan berapa?"
Ku jawab lagi "Klo itu ga terdefinisi."
Lalu dia bilang "Kata yang penelitian itu sama dengan a lho mas"
"Lho, kok bisa? Dia jelasinnya gimana?" Ku nanya lagi.
Dia jawab "Katanya pake logika aja dek. Klo misal kamu ga punya kue terus dibagi ke siapapun kan pasti nol. Tapi klo kamu punya satu kue terus dibagi ke nol orang, kue kamu kan tetep satu"

Kaget aku denger jawaban kayak gitu. Ku langsung mikir tu beneran anak P.Mat apa bukan? Masa' ada mahasiswa P.matematika, apalagi klo malah anak matematika murni, yang ga tau konsep pembagian dengan nol? Wah, menjelekkan nama UNS donk itu.

Yang ku tau, klo kita pake 'logika' buat konsep pembagian, kan jadi gini. Misal ada satu kue, dibagi ke dua orang, maka berapa kue yang didapat satu orang. Kalau satu kue dibagi dua orang, pas satu orang kita tanya maka dia jawab "Aku dapat setengah kue". Gt kn? Jadi kalau ada satu kue, terus dibagi ke nol orang. Jadinya berapa? Silakan aja tanya ke orangnya, dapat berapa. Klo orang yang bisa mikir, pasti bilang "Ya ga tau, orangnya aja nol alias ga ada, mau nanya ke siapa?" Makanya jadi dikatakan tidak terdefinisi.

Oke. Menurut ku sih gitu. Kalau ada yang ga setuju, dan yakin bahwa a dibagi nol sama dengan a, bilang-bilang ya, biar bisa jelasin ke aku yang g ngerti ini..hehe..

Wednesday, January 25, 2012

Tips Belajar : Menyelesaikan Persamaan Kuadrat -2

Oke. Sebelumnya kita sudah belajar cara menyelesaikan persamaan kuadrat dengan menggunakan pemfaktoran. Sekarang kita lanjutkan dengan yang keduaa yaitu dengan menggunakan rumus ABC. Kenapa disebut begitu karena isi rumusnya pake a, b dan c. Masih ingat apa itu a, b, dan c? Coba diingat lagi. Persamaan kuadraat kn selalu terdiri dari tiga bilangn, yaitu x kuadrat, x dan yang ga ada x-nya. Kalau ditulis biasanya persamaan kuadrat selalu berbentuk :
Jadi, a adalah angka koefisien di depan x kuadrat, b angka didepan x, dan c adalah angka dibelakang yang ga ada x-nya.
Kemudian, setelah menentukan a, b dan c, kita masukkan ke rumus ABC, yaitu:

Tuesday, January 24, 2012

Verify Technorati

VVKX9VE68KQE

Tips Belajar : Menyelesaikan Persamaan Kuadrat -1

Bagi siswa SMA kelas 1, mungkin persamaan kuadrat adalah materi yang baru saja dipelajari dan masih diingat dengan cukup baik. Tapi tampaknya masih banyak siswa yang kebingungan saat menyelesaikan persamaan kuadrat. Kelas 3 juga sering lupa dengan bagaimana menyelesaikan permasalahan ini. Katanya sih lupa karena udah lama..hehe.. Kalau begitu,  yuk kita cari tahu bagaimana cara menyelesaikan persamaan kuadrat.

Pertama, kalian harus tahu dulu yang seperti apa yang disebut persamaan kuadrat. Biar gampang, persamaan kuadrat itu yang ada x kuadrat. Misal :




kalau seperti ini,

bukan persamaan kuadrat, tapi fungsi kuadrat. Jadi, persamaan kuadrat itu yang ada x kuadrat dan sama dengan nol (=0). 

Terus, bagaimana cara menyelesaikannya? Yang namanya penyelesaian persamaan kuadrat artinya mencari nilai x yang kalau dimasukkan hasilnya sama dengan nol.

Selanjutnya, cara mncari penyelesaiannya ada beberapa cara. Pertama, dengan pemfaktoran. Artinya kita buat menjadi dua buah perkalian. Misal:

Bentuk yang ada tanda kurungnya itu yang disebut pemfaktoran. Kalian pasti bertanya dari mana bisa dapat +1 dan +3 itu. Caranya adalah dengan melihat angka terakhirnya. Pada persamaan diatas, angka terakhirnya adalah angka 3. Coba kita pikirkan, 3 itu perkalian angka apa dengan angka apa? Tentu kalian tahu bahwa 3=3 x 1 dam 3= (-3) x (-1). Berarti kita peroleh dua pasang angka, yaitu angka 3 dan 1 serta angka (-3) dan (-1). Sekarang, kalian lihat angka di tengah. Ada angka 4. diantara kedua pasangan angka itu, mana yang kalau dijumlahkan hasilnya sama dengan 4? Tentu adalah 3 dan 1 karena 3+1=4 sedangkan (-3)+(-1)=(-4). Jadi, kita pilih angka 1 dan 3 sebagai bilangan faktornya..

Setelah itu, tinggal kita pisahkan masing2. x+1=0 dan x+3=0.
Penyelesaiannya adalah :
x+1=0  ==> x =(-1)
   atau
x+3=0  ==> x =(-3)

Jadi, penyelesaian persamaan adalah x = (-1) atau x = (-3). Coba kalian masukkan nilai x tersebut ke persamaan, maka hasilnya sama dengan nol..

Selanjutnya, untuk dan coba kalian kerjakan dengan cara yang sama. :)

Kalau benar, maka hasil pemfaktorannya akan seperti ini:
 

 dan

 Sekarang coba kerjakan kembali soal2 dibuku kalian ya..:)

 Kalau kalian sudah mahir dengan cara pertama, kita coba untuk permasalahan yang dikerjakan denga cara kedua. Dengan rumus ABC.

Kalau mau latihan, bisa ambil di Soal Persamaan dan Fungsi Kuadrat